Mengemudikan Mobil Pribadi pada waktu Libur Nataru, Kenali Microsleep dan juga Tips Menghindarinya

Mengemudikan Mobil Pribadi pada waktu Libur Nataru, Kenali Microsleep serta Tips Menghindarinya

Libur Natal juga Tahun Baru atau Libur Nataru dirayakan dengan berbagai cara. Salah satunya adalah mengemudikan mobil pribadi kemudian menuju tempat-tempat seru. Bisa mudik ke kota kelahiran, berjalan-jalan di tempat tempat yang dimaksud sudah ada akrab, sampai menjelajahi tempat yang tersebut baru. Segalanya serba menyenangkan.

Akan tetapi, jangan lupa bahwa ada peluang bahaya mengintai. Seperti dipaparkan Astra Infra pada Workshop Wartawan Industri Astra 2023, kecelakan dalam jalan tol (tax on location) terbesar adalah tabrak dari belakang.

Artinya, terjadi kondisi pengemudi mengantuk sehingga bisa jadi terjadi tumbukan antara moncong mobil dengan bagian buritan kendaraan lainnya.

Untuk itu, para pengemudi mobil termasuk kendaraan pribadi mesti mengenali gejala microsleep.

Ilustrasi sopir masih menyetir ketika tertidur. (Flickr/bjornmeansbear)
Ilustrasi  menyetir pada waktu tertidur (Flickr/bjornmeansbear)

Yaitu situasi hilang kesadaran di bilangan detik akan tetapi mampu memberikan impact atau dampak luar biasa. Apalagi bila kondisi jalan raya cukup padat.

Dalam sekejap, ketika kelopak mata memejam, sudah pernah terjadi transformasi rute kendaraan yang mana berpotensi membahayakan keselamatan siapa hanya yang tersebut berada pada di mobil. Serta pada sekitar mobil tentunya.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut cara menghindari microsleep serta masih bisa jadi berkonsentrasi dalam jalan raya:

Kenali kondisi fisik pada waktu berada dalam berada di area balik kemudi

  • Apakah telah menguap lebih besar dari sekali? Apakah leher terasa pegal? Apakah tiada mampu berkonsentrasi membaca tulisan di tempat papan petunjuk jalan raya? Hal ini bagian dari tanda kelelahan yang mana dapat menjadi fatique bila diteruskan.
  • Minum air putih juga bukanlah yang dimaksud mengandung kafein, soda, alkohol atau gula yang digunakan menyebabkan sirkulasi cairan tubuh tiada lancar. Usahakan kondisi selalu terhidrasi.

Berikan jeda setiap kali melakukan aktivitas mengemudi

  • Setiap kali kendaraan sudah ada melaju antara dua sampai tiga jam, beristirahatlah.
    Beristirahat bisa jadi dilaksanakan dengan benar-benar memejamkan mata sejenak hingga merasa segar kembali.
  • Saat bukan memejamkan mata, bisa jadi lakukan kegiatan peregangan otot serta tulang sehingga badan terasa rileks.

Cermati kondisi di kabin yang digunakan berpotensi mendatangkan microsleep

  • Air conditioning atau AC menghasilkan sejuk penumpang kemudian pengemudi, dalam luar fungsinya menghindari pengembunan ketika mobil dikemudikan pada kondisi hujan.
  • Akan tetapi, sirkulasi udara yang tersebut tidak ada mengalami perubahan, hanya saja diputar memiliki kemungkinan kondisi tidak ada segar lagi atau fresh. Buka sedikit kaca sehingga terjadi pertukaran udara.
  • Apakah ada bebauan penyegar kabin atau parfum yang memproduksi mual atau mendatangkan sensitivitas tertentu pada waktu mengemudi? Cari solusinya sehingga bukan menimbulkan mual atau mengantuk.

Santap hidangan atau makanan kecil bila perlu

  • Bermacam cara untuk masih berkonsentrasi pada balik kemudi. Bila dibutuhkan, bisa jadi menyantap hidangan ringan atau kudapan agar tetap memperlihatkan konsentrasi. Akan tetapi pilih yang tersebut tidak ada terlalu mengenyangkan atau menimbulkan konsentrasi terpecah, seperti terlalu panas, terlampau dingin, bahkan terlalu pedas.
  • Gula-gula atau permen sanggup menjadi pilihan, cari isi yang tersebut menyegarkan dan juga tidaklah terlalu manis.

Beristirahat cukup sebelum mengemudi jarak jauh

  • Tidak begadang, bukan menyantap makanan berlebih, serta minum air putih diperlukan sebelum berkegiatan mengemudi jarak jauh.
  • Salah satu kunci yang sanggup diterapkan bukan tidur terlalu malam.

Demikian cara menghurangi kemungkinan terjadinya microsleep semoga bermanfaat di berperjalanan Libur Nataru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *