Jakarta – Meskipun dikenal sebagai kota metropolitan, Ibukota tidak ada melulu berisi tempat wisata perkotaan yang dimaksud semata-mata berisi mall ataupun hiburan kota lainnya. Ibukota masih miliki tempat wisata alam. Sejumlah destinasi yang dimaksud kerap dikunjungi wisatawan apalagi pada waktu libur Nataru. Dilansir dari berbagai sumber, berikut rekomendasi wisata pada pinggiran Ibukota yang tersebut masih asri lalu memesona:
1. Kawasan Kepulauan Seribu
Jika berpikir mengenai wisata alam dalam Jakarta, maka nama yang tersebut pertama kali akan terlintas di dalam benak kebanyakan orang adalah Kepulauan Seribu yang dimaksud masih di wilayah administrasi DKI Jakarta. Lebih lanjut, Kepulauan Seribu merupakan gugusan kepulauan yang terletak pada teluk Ibukota dan juga miliki berbagai pulau yang dimaksud cocok dikunjungi sebagai tempat wisata ketika liburan.
Salah satu destinasi wisata yang dimaksud banyak dikunjungi pada Kepulauan Seribu adalah Pulau Bidadari yang dulunya bernama Pulau Sakit atau Pumered Island oleh sebab itu pernah digunakan sebagai rumah sakit. Seperti dilansir dari laman Jakarta-tourism.go.id, Pulau Bidadari memiliki benteng bersejarah kemudian Resor Pulau Bidadari yang dimaksud menyediakan pelayanan berkualitas.
2. Pantai Ancol
Masih dalam kawasan DKI Jakarta Utara, terdapat Pantai Ancol yang dimaksud merupakan kawasan wisata yang mana telah terjadi padat dikunjungi sejak dahulu juga menjadi ikon pariwisata Jakarta. Pantai Ancol membentang sepanjang 6,5 kilometer lalu terbagi menjadi tujuh area yang digunakan miliki daya tarik masing-masing.
Pantai Marina Ancol menjadi salah satu area yang tersebut paling berbagai dikunjungi oleh wisatawan yang digunakan berkunjung ke Pantai Ancol. Selain itu, terdapat Pantai Bende yang digunakan merupakan spot terpopuler untuk menyaksikan matahari terbenam melalui Jembatan Cinta yang berada di area kawasan Pantai Bende.
3. Hutan Mangrove PIK
Seperti dilansir dari laman Jakarta-tourism.go.id, Taman Wisata Alam Mangrove merupakan bagian dari Kawasan Hutan Angke Kapuk yang digunakan mempunyai luas 99,82 hektar dengan tipe sistem ekologi bakau yang tersebut menjadi habitat beragam burung air. Selain berfungsi sebagai sarana pariwisata alam, Hutan Mangrove PIK juga berfungsi sebagai tempat untuk melestarikan bakau yang dimaksud berfungsi sebagai penyangga kehidupan.
Sebagai tempat pariwisata, Hutan Mangrove PIK menyediakan beberapa aktivitas seperti jelajah hutan bakau, observasi juga pengamatan burung, penelitian, arena bermain anak, penginapan, investasi bakau, kemudian aktivitas outbound. Hutan Mangrove PIK dapat diakses dengan tiket seharga Rupiah 25 ribu untuk dewasa yang tersebut berlaku baik pada hari kerja maupun di area hari libur kemudian Simbol Rupiah 10 ribu bagi anak-anak.
4. Tebet Eco Park
Mengusung tiga konsep utama, yakni mengedepankan fungsi ekologis, tempat sosialisasi, lalu ruang edukasi menjadikan Tebet Eco Park sebagai salah satu tempat pilihan keluarga untuk wisata. Masih dilansir dari laman Jakarta-tourisme.go.id, taman yang dimaksud terletak di dalam DKI Jakarta Selatan dengan luas sekitar 7,3 hektar yang dimaksud memiliki dua kawasan yang mana dihubungkan oleh Infinity Link Bridge dan miliki tinggi 6 meter.
5. Danau Setu Babakan
Terletak pada Srengseng Sawah, Jagakarsa, Ibukota Indonesia Selatan. Kawasan Setu Babakan merupakan wilayah perkampungan Budaya Betawi yang secara khusus difungsikan sebagai tempat pelestarian warisan budaya Betawi. Selain menyediakan wisata budaya sebagai cagar budaya, Setu Babakan juga biasanya dimanfaatkan oleh wisatawan untuk memancing kemudian menikmati suasana sejuk dalam area Setu Mangga Bolong juga Setu Babakn.